Bentara Campus

✆ 021- 2206 6755    📧 info@bentaracampus.ac.id

Search

Politeknik Bentara Citra Bangsa Gelar Yudisium Perdana, Tandai Lahirnya Lulusan Angkatan Pertama

Jakarta – Politeknik Bentara Citra Bangsa menggelar Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin (24/8). Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi institusi karena untuk pertama kalinya Politeknik Bentara Citra Bangsa melaksanakan yudisium bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Inklusi dan Program Studi Bimbingan Konseling (Konseling Terapan).

Yudisium perdana tersebut sekaligus menandai lahirnya lulusan angkatan pertama dari kedua program studi. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Politeknik Bentara Citra Bangsa sekaligus menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan.

Sambutan Dr. Ir. Alice Arianto, MBA., CGP. Selaku Direktur Politeknik Bentara Citra Bangsa. Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa. Jakarta (24/08/2026).
Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa. Jakarta (24/08/2026).
Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa. Jakarta (24/08/2026).
Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa. Jakarta (24/08/2026).
Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa. Jakarta (24/08/2026).
Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa. Jakarta (24/08/2026).

Dalam sambutannya, Ibu Alice menyampaikan pesan kepada para lulusan Program Studi Pendidikan Inklusi agar mampu menjalankan peran sebagai pendidik yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga profesional dan berintegritas.

Lulusan Pendidikan Inklusi harus bisa menjadi pendidik yang kompeten, profesional, dan berintegritas. Kita harus mampu memahami, menerima, dan memberdayakan setiap individu dengan segala keberagamannya, serta melihat potensi yang mereka miliki di tengah keterbatasan dan kekurangan mereka.”

Menurutnya, peran sebagai pendidik inklusi merupakan tugas yang tidak ringan, namun memiliki nilai kemanusiaan yang besar.

“Tugasnya memang berat, tetapi mulia.”

Pesan serupa juga disampaikan kepada para lulusan Program Studi Bimbingan Konseling (Konseling Terapan). Ibu Alice menekankan bahwa bidang konseling memiliki peran penting dalam mendampingi individu, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan aspek mental, sosial, maupun perilaku.

“Kalian adalah para penjaga kesehatan mental. Program studi ini menggabungkan konseling dengan pendekatan bermain dan psikologi untuk membentuk konseling terapan yang inovatif dan profesional.”

Lebih dari sekadar memiliki kompetensi sebagai konselor, para lulusan diharapkan mampu hadir sebagai pribadi yang dapat mendengarkan, mendampingi, dan menolong.

“Kalian bukan hanya konseling terapan, tetapi sebagai pendengar, pendamping, dan penolong bagi individu yang menghadapi persoalan mental, sosial, perilaku, dan sebagainya. Diharapkan menjadi konselor yang tulus dan berempati agar bisa menyentuh hati setiap orang.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kompetensi profesional perlu berjalan beriringan dengan empati dan ketulusan. Para lulusan diharapkan mampu membawa nilai-nilai tersebut dalam menjalankan peran dan profesinya di tengah masyarakat.

Yudisium perdana ini tidak hanya menjadi penanda selesainya satu tahap pendidikan, tetapi juga menjadi awal dari perjalanan baru bagi para lulusan angkatan pertama. Sebagai generasi pertama, mereka turut menjadi bagian dari sejarah perkembangan Politeknik Bentara Citra Bangsa dan membawa harapan untuk memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan inklusi maupun konseling terapan.