Bentara Campus

✆ 021- 2206 6755    📧 info@bentaracampus.ac.id

Search

Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Inklusi di Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat

Jakarta, 10 Agustus 2026 — Politeknik Bentara Citra Bangsa (Bentara Campus) bersama Vrije Universiteit Amsterdam (VU Amsterdam) dan Affect-us menyelenggarakan International Seminar & Advanced Workshop bertajuk “Rooted in Security, Growing Through Play: An Integrative and Compassionate Approach to Psychosocial Support for Children and Individuals with Special Needs.”

Kegiatan yang berlangsung pada 10–12 Agustus 2026 di Auditorium Lantai 3 Politeknik Bentara Citra Bangsa, Jakarta Pusat, menghadirkan perspektif internasional mengenai keterikatan (attachment), trauma, bermain (play), serta dukungan psikososial bagi anak dan individu dengan kebutuhan khusus.

Hari pertama kegiatan, Senin (10/8), diawali dengan International Seminar bertema “Attachment, Trauma, and Psychosocial Support for Children and Individuals with Special Needs: An International Perspective for Applied Counselling and Inclusive Education.” Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta, Dr. Henry Tambunan, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi dan pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kata Sambutan dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta, Dr. Henry Tambunan, Jakarta Pusat (10/08/2026). Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa.
Jakarta Pusat (11/08/2026). Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa.
Jakarta Pusat (12/08/2026). Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa.
Jakarta Pusat (12/08/2026). Foto: Dok. Politeknik Bentara Citra Bangsa.

Seminar menghadirkan tiga pembicara internasional, yaitu Ellen van den Brink, Orthopedagog-Generalist; Prof. Paula Sterkenburg, Professor dari Vrije Universiteit Amsterdam; serta Elizabeth Gooijen-Wassink, Lecturer and Play Therapist dari Master Program in Play Therapy, Hogeschool Ede.

Dalam sesi seminar, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pendekatan berbasis bukti (evidence-based) terkait attachment, perkembangan anak, trauma, dan psikososial. Selain itu, peserta juga diajak melihat bagaimana play dapat digunakan sebagai sarana asesmen maupun intervensi untuk mendukung anak, keluarga, dan pengasuh dalam berbagai konteks, termasuk pendidikan, klinis, dan komunitas.

Rangkaian hari pertama juga dilengkapi dengan Best Practice Sharing & Panel Discussion bertema “Attachment, Play & Psychosocial Support in Indonesia.” Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan menghubungkan perspektif internasional dengan praktik serta tantangan yang dihadapi di Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang yang memiliki perhatian terhadap pendidikan inklusif, perkembangan anak, konseling, kesehatan mental, serta layanan bagi individu dengan kebutuhan khusus.

Tidak berhenti pada seminar, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Advanced Workshop 1 pada 11 Agustus 2026 dengan tema “Assessing Attachment Through Play-Based Activities” dan Advanced Workshop 2 pada 12 Agustus 2026 bertema “Conducting Clinical Observation Through Play-Based Activities.” Kedua workshop dirancang lebih mendalam dengan jumlah peserta yang lebih terbatas sehingga memungkinkan proses pembelajaran dan praktik yang lebih intensif.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Bentara Campus menegaskan komitmennya untuk memperluas akses terhadap pengetahuan, praktik, dan perspektif internasional dalam bidang pendidikan inklusif dan dukungan psikososial.

Kolaborasi bersama Vrije Universiteit Amsterdam dan Affect-us juga menjadi bagian dari upaya Bentara Campus dalam membangun jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi para pendidik, praktisi, mahasiswa, dan profesional yang bekerja bersama anak serta individu dengan kebutuhan khusus.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bertemunya pengetahuan internasional dengan praktik lokal, serta mendorong lahirnya pendekatan yang semakin aman, adaptif, dan berpusat pada kebutuhan anak dan individu dengan kebutuhan khusus.