Jakarta-Politeknik Bentara Citra Bangsa (Bentara Campus) menggelar Kuliah Umum bertajuk “Etika dan Penulisan Penelitian Ilmiah” pada Sabtu, 11 Juli 2026, pukul 09.00–12.00 WIB, bertempat di Aula Lantai 3 kampus setempat. Acara ini diselenggarakan atas kerja sama Bentara Campus dengan University of Hawai‘i at Mānoa, Amerika Serikat.
Kuliah umum ini menghadirkan Prof. Ashok Das, Chair Department of Urban and Regional Planning, University of Hawai‘i at Mānoa, yang juga menjabat sebagai Co-Chair ACSP Global Planning Education Committee. Prof. Das dikenal luas atas riset ekstensifnya di bidang urbanisasi inklusif di Indonesia, sehingga kehadirannya memberikan perspektif akademik sekaligus pengalaman lapangan yang relevan bagi peserta.Acara berlangsung dalam format kuliah umum yang dipadukan dengan sesi lokakarya interaktif (interactive workshop), mengangkat metodologi penelitian (research methodology) sebagai salah satu fokus utama pembahasan.
Materi: Dari Kerangka Berpikir hingga Etika Penelitian
Dalam paparannya bertajuk “Doing and Writing Good Research”, Prof. Das membuka sesi dengan menekankan pentingnya kebiasaan menulis yang baik, termasuk anjuran untuk menjauhkan ponsel dan media sosial selama sesi menulis agar fokus tetap terjaga. Ia menguraikan tahapan berpikir riset, mulai dari menangkap ketertarikan awal (research interest), merumuskan dugaan (hunch), hingga menyusun pertanyaan penelitian yang tepat serta desain penelitian yang sesuai.
Mengutip kaidah menulis dari esai klasik George Orwell, “Politics and the English Language” (1946), Prof. Das mengingatkan peserta agar menghindari metafora yang klise, memilih kata-kata sederhana dibanding kata yang panjang, memangkas kata-kata yang tidak perlu, meminimalkan kalimat pasif, serta menghindari istilah asing atau jargon jika padanan kata sehari-hari tersedia.
Sesi berikutnya membahas struktur naskah ilmiah secara menyeluruh: mulai dari penyusunan pendahuluan yang presisi, keselarasan antara tujuan dan metode penelitian, bagian metodologi yang jelas, hingga cara menyusun kesimpulan yang menautkan kembali temuan dengan tujuan awal penelitian dan literatur yang relevan. Prof. Das juga menjelaskan cara merumuskan judul yang efektif, dengan mengacu pada kriteria dari Dunleavy (2014) bahwa judul yang baik idealnya jelas, mencerminkan isi tulisan, dan mampu menyampaikan narasi temuan penelitian.
Materi turut mengupas penulisan abstrak yang komprehensif namun padat, teknik menyusun tinjauan pustaka (literature review) untuk memetakan celah pengetahuan (research gaps), serta penyusunan kerangka teoretis (theoretical framework) sebagai alat bantu menjaga fokus dan struktur analisis penelitian. Peserta juga diajak berlatih dalam kelompok kecil untuk merumuskan dan mendiskusikan kerangka teoretis penelitian masing-masing.
Bagian penting lain dari kuliah umum ini adalah pembahasan etika penelitian secara mendalam. Prof. Das menjelaskan bahwa etika penelitian mencakup prinsip kejujuran, objektivitas, integritas, transparansi, akuntabilitas, perlindungan kerahasiaan, hingga penghormatan terhadap subjek penelitian manusia, dengan merujuk pada kerangka etika dari Resnik (2020) serta prinsip-prinsip dasar dalam Belmont Report, yaitu penghormatan terhadap individu (respect for persons), kemanfaatan (beneficence), dan keadilan (justice). Ia turut menekankan pentingnya persetujuan berdasarkan informasi (informed consent) serta penghormatan terhadap privasi subjek penelitian, termasuk dalam konteks penelitian lintas negara.
Tak hanya soal etika dalam pengumpulan data, Prof. Das juga membahas etika kepenulisan dan kepengarangan (authorship), termasuk pentingnya menentukan urutan penulis secara adil sejak awal, menghindari plagiarisme maupun self-plagiarism, memberikan sitasi yang memadai, serta keharusan mengungkapkan potensi konflik kepentingan. Sesi ditutup dengan pembahasan teknis penyajian data melalui tabel, grafik, dan figur secara efektif, serta berbagi kebiasaan menulis yang produktif — antara lain anjuran menulis secara konsisten, membaca secara aktif, serta menerapkan siklus menulis-mengedit-merevisi secara berkelanjutan sebelum naskah disunting untuk publikasi.
Manfaat bagi Peserta
Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa dan sivitas akademika, dengan sejumlah manfaat yang disediakan panitia, yaitu poin Penilaian Kegiatan Prestasi Kemahasiswaan (PKPK) bagi mahasiswa Bentara Campus serta e-sertifikat bagi seluruh peserta yang mengikuti kuliah umum hingga selesai. Melalui kuliah umum ini, Bentara Campus berharap dapat membekali mahasiswa dan sivitas akademika dengan pemahaman yang lebih kuat mengenai kaidah penulisan ilmiah yang baik sekaligus prinsip-prinsip etika penelitian, sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mendorong budaya riset yang berkualitas dan bertanggung jawab.
TERTARIK BERGABUNG DENGAN BENTARA CAMPUS? Dapatkan informasi lebih lanjut seputar program studi, penerimaan mahasiswa baru, dan kegiatan akademik lainnya. ☎ +62 811-1518-688 (Telepon/WhatsApp) ✉ info@bentaracampus.ac.id |
Informasi lebih lanjut, hubungi kami!